Laman

Kartun

Kartun
Jagoan ku

Kamis, 26 Agustus 2010

Mobil murah sulit terwujud

Mobil Murah Indonesia Sulit Terwujud

JAKARTA - Beberapa hari yang lalu Kemayoran Jakarta diramaikan pameran beragam mobil-mobil murah buatan Indonesia. Mulai kreasi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) hingga perguruan tinggi. Mereka rata-rata sudah mampu membuktikan kehadiran mobil nasional tinggal menunggu waktu saja.

Pertanyaan yang muncul adalah sejauh mana mobil-mobil itu bakal bisa bersaing mulai dari harga hingga kualitas, serta layanan purna jual? Bukan rahasia lagi, sukses tidaknya industri berskala besar seperti otomotif sangat tergantung beragam faktor. Kalau hanya mengandalkan harga murah, tetapi tidak diiringi ketersediaan suku cadang yang memadai dan layanan prima, dapat ditebak umur industri otomotif bersangkutan tak akan lama. Fenomena kehadiran mobil murah Tata Nano di India bisa menjadi contoh nyata.

Tata Nano yang saat dirilis dipatok seharga Rp20 jutaan, kini merangkak naik hingga 40%. Kenaikkan harga Tata Nano disebabkan tipikal masyarakat India yang menginginkan mobil pilihannya lebih memiliki lebih banyak fitur. Mereka ingin Tata Nano yang dipesan ada air conditioner, head unit, power window maupun power steering.

Beragam fitur inilah yang menjadikan harga Tata Nano bisa mendekati Rp30 juta lebih. Bayangkan pula jika mobil ini masuk ke Indonesia. Pengenaan pajaknya yang bisa mencapai 200%, dapat menjadikan Tata Nano tak akan murah lagi.

Jadi, tak hanya mobil nasional buatan SMK ataupun Perguruan Tinggi saja yang sulit murah. Mobil-mobil yang di negara asalnya murah, seketika bisa melambung di Indonesia. Sampai kapanpun kehadiran mobil murah di Indonesia akan sulit terwujud.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar