Laman

Kartun

Kartun
Jagoan ku

Sabtu, 21 Agustus 2010

Hikmah Ramadhan

BEBAS SETAN SELAMA RAMADHAN
APABILA bulan Ramadhan telah masuk maka dibukakan pintu-pintu syurga, ditutup pintu-pintu neraka dan dibelenggu syetan-syetan (Hadis Riwayat Bukhari, Muslim, An- Nasa’i dan Ahmad). Imam Ibnu Hajar Al-Asqolany menjelaskan bahwa perkataan “dibelenggu syaitan- syaitan” memberikan isyarat tentang tidak ada alasan (no excuse) bagi orang-orang beriman untuk meninggalkan keta’atan atau melakukan kemaksiatan disepanjang bulan suci Ramadhan.
Dengan perkataan lain, seorang yang mengaku beriman tidak memiliki alasan apabila dikatakan kepadanya mengapa anda tidak melakukan kebaikan juga di bulan suci Ramadhan ini? Dia tidak boleh menjawab bahwa setan telah menghalang saya dari melakukannya. Apabila ia menjawab juga dengan jawaban yang sedemikian itu maka ia telah berdusta dan hanya mencari-cari alasan untuk menutupi keadaan dirinya yang buruk itu. Sebenarnya ia sendiri tidak mau melakukan kebaikan, karena setan telah dibelenggu dan dihalang dari mengganggu orang- orang beriman, demikian penjelasan Al-Qadhy ‘Iyadh yang dikutip oleh Imam An-Nawawi ketika menjelaskan makna hadis diatas.
Apabila syetan dibelenggu di sepanjang bulan suci Ramadhan maka setiap kita akan melihat siapa dirinya yang sebenarnya, karena tidaklah yang dia lakukan selama Ramadhan melainkan murni dari dirinya sendiri. Jangan salahkan setan atau orang lain kalau yang salah itu sebenarnya adalah diri kita sendiri. Melemparkan kesalahan kepada orang lain padahal sebenarnya kita yang salah merupakan pembohongan terhadap diri sendiri sebelum pembohongan terhadap orang lain. Sikap yang seperti ini adalah sikap pengecut, pengkhianat dan pembawa masalah di tengah masyarakat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar